Rasa cemas, entah untuk keberapa kalinya aku merasakan ini, bahkan saat memikirkan tulisan ini pun aku dirundung rasa cemas bahkan isi kepalaku berisik. aku bingung ingin melanjutkan tiap kata dari halaman ini.
saat ini rasa cemas dan takut untuk memulai tiap hal, takut berbuat salah bahkan takut untuk memulai hari baru, aku merasakannya kembali, setelah sekian lama aku lupa atas rasa ini.. kembali ketitik lemahku. maafkan aku yang kembali tidak percaya diri atas validasi yang ada diriku. salahku yang tidak bisa kembali mengontrol overthink ku ini. melihat sosial media menjadi bandingan atas pencapaian yang selama ini telah aku dapatkan yang berbanding jauh dari apa yang telah orang lain dapatkan dan merasa sosial media tidak sehat untuk diriku atau.... memang aku saja yang tidak ada kemajuan dan berakhir iri dengan semua ini?
aku capek, sedang banyak ekspetasi yang ada di kepalaku dan aku takut sikapku ini mengganggu orang orang disekitarku.
bahkan sudah seminggu ini untuk bertemu dan berinteraksi dengan orang lain aku merasa cemas, sulit untuk menanggapi mereka yang berakhir hanya aku yang terdiam dengan isi kepala yang berisik.
padahal di halaman sebelumnya, aku menyebutkan rasa syukur. akan tetapi disini aku jauh dibilang bersyukur atas apa yang yang telah terjadi. yaAllah maafkan hamba, yang selalu merasa kurang dan betapa jauhnya diri ini melampaui batas kurangnya rasa bersyukur atas kehidupan yang telah Kau berikan dan akan lebih ku perbaiki kembali ibadah ku kepada mu yaAllah.
dan kembali merasakan ketenangan dalam diri ini...
-🌙
Komentar
Posting Komentar